Dunia Wanita

Mulai Terhitung 17 Sept 2011 - 6 hari kedepan http://www.duniawanita.org akan bs di akses dengan alamat http://www.duniawanita.us
dan untuk selanjutan artikel akan update di website baru.
---------------------
Silahkan Kunjungi Website DWI
dengan tampilan dan artikel baru :
http://www.duniawanita.us

Indonesian Female'S Forum - Dunia Wanita Indonesia


    Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer?

    indra
    indra
    Exc. Moderator
    Exc. Moderator

    Male A man with much hope
    Red Medals Donatur IFSer Active

    Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer? Titik110

    Total Post : 923
    Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer? Left_bar_bleue999 / 999999 / 999Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer? Right_bar_bleue


    Location : Jakarta
    Joint date : 2008-11-29
    hobbies : Music, Soccer

    Message
    Status: Members
    Mistake: 0

    default Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer?

    Post  indra on 15/12/09, 11:33 am

    [img]http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/28/0931116p.jpg[/img]

    Kita sering mempermasalahkan orang yang mempunyai kebiasaan impulsive buying. Namun sebenarnya, orang yang jarang berbelanja pun bisa merugikan dirinya sendiri, bahkan orang lain. Saking hemat atau malasnya menyimpan sesuatu barang (termasuk obat-obatan), ia kerap dibikin repot ketika tiba-tiba membutuhkannya.

    Dua tipe pembelanja yang bertolakbelakang ini biasa disebut over buyer dan under buyer. Masing-masing sebenarnya memiliki keuntungan, namun sering pula mengakibatkan kekacauan. Coba lakukan tes, tipe yang manakah Anda:

    Anda seorang over-buyer jika:
    * Anda membeli memberi pakaian bayi yang lucu-lucu, namun si kecil keburu bertumbuh besar sebelum Anda ingat telah menyimpan pakaian tersebut di lemari.
    * Anda membeli stok barang-barang seperti shampoo atau obat batuk dalam jumlah banyak.
    * Anda seringkali membeli gadget canggih atau peralatan rumah tangga yang belum Anda miliki, dengan berpikir, "Ini pasti akan berguna nanti." ”
    * Anda membuat daftar toko-toko yang ingin Anda kunjungi sebelum Anda traveling di sebuah kota atau negara.
    * Secara berkala Anda terpaksa membuang benda-benda seperti: susu, obat-obatan, bahkan sekaleng koktil buah, karena sudah kadaluarsa.
    * Anda membeli pernak-pernik dan berkata dalam hati, "Ini pasti bakal jadi hadiah yang manis!", tapi tidak tahu kepada siapa hadiah tersebut akan Anda berikan.
    * Anda berpikir bahwa, "Membeli barang-barang ini menunjukkan bahwa saya bertanggungjawab, terorganisasi, dan penuh perhatian."

    Anda seorang under-buyer jika:
    * Anda sering ragu membeli item seperti blazer berkualitas baik yang didiskon 50%, atau little black dress yang sering Anda perlukan untuk menghadiri acara semi formal, dan kerap mendapati barang sudah terjual habis ketika Anda tiba di toko.
    * You’re suspicious of specialized objects and resist buying things dedicated very specific uses: suit bags, special plastic plates and cutlery for children, hand cream, rain boots, hair conditioner.
    * Anda sering memerlukan barang lain sebagai pengganti stok yang telah habis, seperti menggunakan sabun badan untuk pengganti sabun pembersih wajah, atau membeli shampo dalam sachet secara eceran karena tidak sempat membeli shampo.
    * Anda sering menemukan barang-barang yang Anda perlukan, namun membatalkan pembelian karena berpikir, "Lain kali saja lah", atau, "Kayaknya saya enggak perlu-perlu amat deh."
    * Jika harus membeli sesuatu, Anda membeli sesedikit mungkin. Misalnya, membeli bensin hanya Rp 50.000. Padahal, Anda toh harus membawa mobil tiap hari.
    * Anda bangga dengan diri Anda karena berprinsip, "Saya tidak berbelanja terlalu banyak, dan hal ini menunjukkan bahwa saya hemat dan bukan seseorang yang konsumtif."

    Seorang under-buyer sering merasa stres karena tidak memiliki barang-barang yang sebenarnya diperlukan. Jika menstruasi datang lebih cepat, Anda sering harus berangkat ke minimarket 24 jam di tengah malam untuk membeli pembalut. Bila di kantor, Anda juga sering meminta obat-obatan pada teman. Meskipun demikian, Anda tetap tak ingin mengubah kebiasaan ini.

    Sebaliknya, orang yang over-buyer merasa stres karena terjebak dengan barang-barang yang belum tentu akan dipakai. Anda juga sering kehabisan tempat untuk meletakkan barang-barang tersebut. Mereka bahkan merasa tertekan melihat jumlah pernak-pernik yang sebelumnya mereka yakini akan terpakai, dan betapa banyak yang akhirnya terpaksa dibuang ke tempat sampah.

    Nasihat untuk para under-buyer: belilah apa yang Anda perlukan, tanpa menunda lagi. Jangan sampai Anda terpaksa berlari pada pagi buta atau tengah malam karena membutuhkan sesuatu yang dapat Anda peroleh jauh hari sebelumnya.

    Sedangkan untuk over-buyer: pikirkan kembali sebelum Anda membuka dompet. Anda tidak memerlukan tisu gulung untuk stok setahun bukan?
    Tiaz
    Tiaz
    Edelweiss
    Edelweiss

    Female Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer? Titik110

    Total Post : 667
    Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer? Left_bar_bleue999 / 999999 / 999Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer? Right_bar_bleue


    Location : jakarta
    Joint date : 2008-11-24
    hobbies : banyak deh

    default Re: Anda Tipe Over Buyer atau Under Buyer?

    Post  Tiaz on 16/12/09, 10:50 am

    kayaknya under buuyer deh....hahahhahahhaa...tergantung budget yg di punya.....kalo over buyer,udah kebanyakan uang tuh.....

      Current date/time is 21/08/19, 10:52 pm